23 November 2008

INGIN JUALAN PULSA?

Kalau saat ini di tanya orang bisnis apa yang saat ini paling mudah dilakukan, modal sedikit, barang tidak memenuhi tempat (gak perlu punya gudang), tidak busuk, tidak bisa expired, sebagian besar orang butuh, jawab saya adalah BISNI PULSA. Kenapa?

Modal relatif sedikit. Anda punya 100 ribu pun bisa jalan (tapi tentunya nggak bisa untung banyak, ya to?), terus alat yang perlu anda siapkan cuma satu yaitu ha-pe. Saya yakin anda punya hp, dan sebagian besar orang di sekitar kita juga punya hp. Tentunya mereka juga membutuhkan pulsa untuk membuat hp mereka tetap on. Nah akhirnya bermunculanlah konter-konter hp di sekitar kita. Coba perhatikan, di pinggir jalan saja bisa berderet-deret orang buka konter hp. Pertanyaannya kenapa bisa begitu? Kalau berjejer begitu apa ya laku? Ternyata konter-konter tersebut tetap bertahan, ini mengindikasikan bahwa mereka laku dan bisa mengambil untung dari usaha jualan pulsa ini.

Nah sekarang mari kita ambil keadaan di tempat kita kerja. Pernah nggak teman kerja kita pas masih waktu kerja membutuhkan menelpon, padahal pulsanya sedang kosong? Atau mungkin bahkan kejadian ini pernah anda alami sendiri? Apa yang bisa dilakukan? Biasanya orang akan meminjam hp temannya untuk telpon. Tentu saja dia tidak bisa telpon lama-lama karena nggak enak. Nah bagaiman kalau ada orang yang jualan pulsa? Tentu ini sangat membantu bagi yang punya masalah seperti di atas. Tul nggak?

Saat ini pun orang jarang yang mau beli voucer fisik, karena mereka malas untuk menggosok voucer. Maka pulsa elektrik menjadi pilihan baginya. Mereka tinggal beli, pulsa masuk lalu bayar selesai. Bagi penjual pun enak, nggak perlu sedia macam-macam voucer fisik, yang tentunya rawan hilang, rawan dibajak karena ternyata nomornya sudah dipakai orang, dan belum lagi kalau nggak laku tapi mau expired. Wah bingung dong. Pulsa elektrik cuma butuh hp yang digunakan untuk transaksi, tidak mengenal expired.

Penjualan pulsa elektrik biasanya ada dua macam. Pertama yang menyediakan khusus untuk operator tertentu. Misalnya untuk pulsa Telkomsel, penjual tergabung dalam M-Kios. Adalagi untuk Indosat perlu gabung dengan M-Tronik, dan seterusnya. Nah misalnya anda gabung dengan M-Kios, maka anda perlu "kulakan" (baca:beli grosir) produk Telkomsel ke M-Kios. Misalnya anda beli pulsa simpati 20 berapa buah, simpati 50 berapa buah, simpati 10 berapa buah, as 25 berapa buah, as 10 berapa buah, dan seterusnya. Ini merepotkan karena anda harus memprediksi produk mana saja yang harus anda sediakan yang anda yakin bisa menjualnya. Belum lagi anda juga harus menyediakan untuk operator lain misal indosat, XL, dan sebagainya. Nah untuk hp yang digunakan untuk transaksi pun harus dari operator yang sama, misal M-Kios, maka anda harus menggunakan nomor hp dari telkomsel juga. Jadi berapa banyak nomor hp yang harus anda sediakan kalau anda ingin menjual pulsa semua operator? Tapi kelebihan sistem ini harganya lebih murah.

Yang kedua adalah sistem satu nomor untuk semua. Ini yang saya ikuti. Saya cukup punya satu nomor hp, dan saya bisa jual pulsa semua operator. Yang penting adalah saya membeli deposit, lalu saya bisa isi semua nomor hp semua nominal. Jadi saya nggak perlu merencanakan beli yang pulsa 10 berapa, yang 20 berapa, yang 50 berapa, dst. Saya cukup transfer deposit misal 200 ribu, maka saya sudah bisa isi semua nominal dan semua operator, selama deposit saya mencukupi. Kelemahan sistem ini adalah harganya sedikit lebih mahal dari harga sistem pertama tadi. Tapi bagi saya perbedaan harganya tidak begitu signifikan, dan masih menguntungkan sistem kedua ini bagi saya.

Kalau anda mempunyai konter hp, saya sarankan anda memilih sistem pertama. Kalau anda hanya ingin mencari tambahan pendapatan saja, saya prefer ke sistem kedua. Kalau anda tidak tertarik untuk jualan pulsa, maka saya sarankan anda ikut sistem kedua. Lho?! KOK GITU SICH??? Lha iyalah, hari gini gitu loh, siapa yang nggak butuh pulsa? Nah berapa pemakaian pulsa anda sebulan? Dengan sistem kedua ini anda bisa mendapatkan harga yang lebih murah daripada beli ngecer ke konter hp. Lagian misalnya anda deposit 100ribu, lalu anda isikan saja ke hp anda sendiri 20ribu, masih ada 80 ribu kan? nah yang 80 ribu itu bisa anda isikan kapan saja tanpa ada expirednya. Nggak akan hangus, nggak akan memasuki masa tenggang. Kalau suatu saat misalnya jam 12 malam anda butuh pulsa, anda isikan saja ke hp anda sendiri. Beres kan? Tapi kalau anda tidak ikut, bagaimana kalau anda butuh pulsa darurat jam 12 malam? Kalau sebelah rumah kita jualan pulsa bisa "ndhodhog" (baca:ketuk) pintunya untuk beli pulsa...:( Atau kalau anda yang akrab dengan saya bisa sms saya untuk beli pulsa ke saya, bayarnya kalau ketemu saya lagi. Nah ini enaknya kalau akrab dengan saya.. he..he..he.

Nah saatnya anda sendiri memutuskan untuk memakai sistem yang mana. Kalau anda ingin seperti saya mengikuti sistem kedua silahkan klik gambar berikut ini ya..

Penilaian

0 comments:

Poskan Komentar

silahkan berkomentar di sini